Jadi gitu..

Jadi gitu..

pidi-baiq:

Bunyi hujan bicara sunyi, semoga tau apa terjadi, aku di sini tak ingin rindu, tentang banyak hal menyangkut dirimu, tak mau tau apa khabarmu tetapi kau usik sunyiku, tak mau tau siapa denganmu tetapi kau ganggu diamku.

Aaaaaakkkkkk

pidi-baiq:

SEMACAM KASIH SAYANG

(The Panasdalam Bank 2003)

Semacam kasih sayang yang kuberikan padamu

meski tidak sehebat matahari untuk dunia

Ini pun kasih sayang yang kuikhlaskan padamu

meski tidak semewah sebagaimana orang lain

O hanyalah kepadamu

O hanyalah untukmu

Inilah kasih sayang yang kuikhlaskan padamu

dengan tidak peduli bagaimana engkau membalas

Ini pun kasih sayang yang kuungkapkan padamu

walau tidak semua kupenuhi keinginanmu

O hanyalah kepadamu

O hanyalah untukmu

pidi-baiq:

SEMACAM KASIH SAYANG

(The Panasdalam Bank 2003)

Semacam kasih sayang yang kuberikan padamu

meski tidak sehebat matahari untuk dunia

Ini pun kasih sayang yang kuikhlaskan padamu

meski tidak semewah sebagaimana orang lain

O hanyalah kepadamu

O hanyalah untukmu

Inilah kasih sayang yang kuikhlaskan padamu

dengan tidak peduli bagaimana engkau membalas

Ini pun kasih sayang yang kuungkapkan padamu

walau tidak semua kupenuhi keinginanmu

O hanyalah kepadamu

O hanyalah untukmu

 Setelah sebegitu lamaaaah hihihi ^^

Setelah sebegitu lamaaaah hihihi ^^

pidi-baiq:

AKAN TIBA TAPI TAK MUNGKIN (LIVE)

(The Panasdalam)

Akan tiba waktunya, engkau tak lagi kusukai.

Tetapi itu tak mungkin, yang aku yakin itu tak mungkin.

Akan tiba saatnya, engkau tak lagi kurindui,

tetapi itu tak mungkin, yang aku yakin itu tak mungkin

Terpikir ini, saat aku kecewa olehmu

Terpikir ini, saat aku kecewa olehmu

Akan tiba saatnya, engkau tak lagi kuingni,

tetapi itu tak mungkin, yang aku yaln itu tak mungkin

Akan tiba saatnya, engkau tak lagi kumaui,

tetapi itu tak mungkin, yang aku yakin itu tak mungkin

Terpikir ini, saat aku kecewa olehmu

Terpikir ini, saat aku kecewa olehmu

pidi-baiq:

APA KAU KADANG-KADANG (LIVE)

(The Panasdalam Bank)

Kadang-kadang kuingin denganmu. kadang-kadang ku tidak. Kadang-kadang kubutuh dirimu. kadang-kadang ku tidak. Apa kau begitu.

Asmara itu naik turun, kadang-kadang kita begitu mencintainya. Kadang-kadang kita ngantuk

Kadang kuingin sendiri. kadang-kadang kurindu. Kadang-kadang kuingin denganmu, kadang-kadang ku tidak

Kadang-kadang kuingin denganmu, kadang-kadang ku tidak. Kadang-kadang kubutuh dirimu, kadang-kadang ku tidak. Apa kau begitu

Kadang-kadang kuingin sendiri. Kadang-kadang kurindu. Kadang-kadang kuingin denganmu. Kadang-kadang ku tidak

kadang-kadang kuingin sendiri, kadang-kadang kurindu. Kadang-kadang kuingin denganmu. kadang-kadang kut tidak

kadang-kadang kuingin denganmu. kadadang-kadang kutidak. Kadang-kadang kubutuh dirimu, kadang-kadang ku tidak. Apa kau begitu

pidi-baiq:

CITA-CITAKU

(The Panasdalam Bank 2003)

Cita-citaku ingin menjadi Polwan mana mungkin aku hanya lelaki

Oh Tuhan tolong hambamu, aku tak sudi jadi Bapak Polwan

Cita-citaku ingin jadi Bu Ahmad mana mungkin aku hanya lelaki

Oh Ibu jangan paksa aku, aku tak sudi jadi Bapak Ahmad

Sedih hatiku sedih terlahir sebagai seorang lelaki

Oh Tuhan, tolong hambamu, terlahir sebagai seorang lelaki

Oh ibu, jangan paksa aku, ini bukan jaman Siti Nurbaya

Lagi

Seandainya, aku boleh memilih sebelum dilahirkan

betapa enak menjadi perempuan

tinggal membuka aurat

lelaki bekerja keras untuk mendapatkannya

Cita-citaku ingin menjadi Tomboy, mana mungkin aku hanya lelaki

Oh Tuhan, tolong hambamu, aku tak sudi jadi lelaki Tomboy

Cita-citaku ingin jadi Lesbian, mana mungkin aku hanya lelaki

Oh ibu, jangan paksa aku, aku tak sudi menjadi Homoseks

Sedih hatiku sedih terlahir sebagai seorang lelaki

Oh Tuhan, tolong hambamu, terlahir sebagai seorang lelaki

Oh ibu, jangan paksa aku, ini bukan jaman Siti Nurbaya

Lagi

Di mana ada kemauan, di sana ada jalan

Di mana ada kemaluan, di sana ada persoalan

Lelaki tomboy X’)

Terlalu banyak pura-pura atau istilahnya ariel peterpan topeng. Tuntutan alam. Tuntutan jaman. Nampilin yang baik, indah, pantas, aja masih suka salah dan banyak cacatnya, apalagi nampilin diri yang sebenernya.

Cuma aja, pada beberapa, tingkah baik, indah, pantas itu adalah asli. Kalo emas, itu 24 karat. Ga ada unsur polesan biar terlihat ketje. Masih banyak yang membuat kita, manda, jadi tokoh protagonis sebenernya tanpa sibuk bermain peran.

Di sisi lain, ada beberapa yang entah dari jaman baheula kapan sudah kita hadapi tanpa berpura-pura. Tanpa topeng. Tanpa hapalan naskah untuk jadi anak baik-baik.
Jatuhnya annoying, ganggu, dan minta (ditinggal) ditabok.

Di kepala manda berputar-putar lagu glenn sedih tak berujung. Lebay bingit. Tapi ini hati lagi porak poranda lagi (jangan ditanya, pasti manda bilang baik-baik aja, ga kenapa-kenapa, idih tumblr dipercaya. Ohyes, youknowwhy!)

Bisa-bisanya ke beberapa orang (atau malah banyak orang) manda sering kali tanpa sensor. Ga mikir dibegituin itu ga enak. Mikir dari sisi diri sendiri aja, hadeh 22 tahun ga kembang-kembang ini diri. Dengan sok terdzoliminya memandang orang lain antagonis abis padahal….

Masih ada aja orang yang manda jahatin ga pake mikir, manda perlakukan seenak hati, manda peduli-ga peduliin semau diri. Aidah nian. Sumpah. Nyesal diulang nyesal diulang nyesal diulang. Siklus hidup ga beranjak dari baheula. Duh, Bunda…

Harusnya pukul rata aja ya, main topeng-topengannya, jadi ga ada yang diperlakukan tidak senonoh, semua diperlakukan ketje demi menjaga citra diri. Tapi itu tadi, keduluan tanpa sensor baru nyesel dan ngerencanain jadi anak baik-baik.
Tapi lebih bagus lagi ga pake topeng untuk memperlakukan orang lain. Kualitas ingin diri sendiri diperlakukan orang lain lah. Uhlala.
___

Eh hai, maafkan imannya lagi, lagi, lagi dan lagiiiiiiiiii terus-terusan masih boleh?

 Omigeeee!

Omigeeee!